Excuse

16.9.10

Untukmu selalu ada pembenaran, pemahfuman. Bahkan untuk hal yang nyata-nyata salah sekalipun. Apapun ku lakukan. Apapun ku terjang. Sampai satu hari aku tersadar bahwa semua pengecualian itu tak ada artinya di matamu. Kau akan selalu meminta lebih dari yang aku mampu.

Dan jika kini kau masih minta aku untuk maklum. Aku akan maklum, karena kau tak mengerti bahwa hal itu sudah dari dulu aku lakukan. Tanpa perlu kau minta..

*Kenapa kau terus ku maklumi dan Tuhan ku abaikan? Mungkin aku terlalu yakin bahwa Ia kan mengerti dan tak akan murka. Ini mutlak kesalahan.. Padahal cinta-Nya tak kan pernah sebanding dgn cintamu.*

0 comments:

Posting Komentar