Your Truth Which Is Used Against You

21.7.10


Tidak pernah terbayang, berapa lama kita hidup dalam gelap dan sewaktu terang harus datang, mendadak semua menjadi benderang. Mungkin dalam hitungan hari, minggu, bulan atau tahun. Tapi terang itu selalu datang. Meski mengenang bisa berarti kembali membiarkan air matamu menggenang. Atau memaksamu sekuat tenaga menahan murka. Bukan lagi kecewa akan cinta yang telah hilang. Tetapi marah karena jujurmu dimanipulasi menjadi dusta. Dusta yang disebarkan dan kini sudah terlalu berkarat untuk diluruskan.

Tapi ujar terang, "Inilah alasan mengapa kamu tidak ditakdirkan bersamanya. Dan aku yakin kamu pun pernah merasa, mengapa Tuhan seperti tidak membiarkanmu bersamanya. Ini jawabnya. Sudah terlalu banyak dusta yang ditutupinya. Bahkan jujurmu pun dipakainya untuk berdusta."

Menyedihkan saat menengok ke belakang, apa yang pernah teryakini, kemudian terjadi, tanpa bisa diulang kembali. Berbisik hati pada diri, seandainya saja ada tindakan yang dilakukan. Bukan hanya menyangkal dan menafikkan.

Teman.. aku sudah belajar.. bahwa seorang berwajah malaikat bisa jadi seorang psikopat. Ia bicara dengan manisnya dan merangkai fakta seolah dirinyalah yang teraniaya. Tanpa memberi kita kesempatan untuk menduga berapa hati yang sudah dihancurkannya. Kita memilih untuk percaya. Bukan karena tanda-tanda itu tak ada. Tapi karena kita hanya ingin percaya padanya. Sudah banyak fakta yang mengetuk-ngetuk "jendela". Mereka minta dipercaya. Tapi kita tetap memilih buta..

Demi menyelamatkan semuanya yang sudah berada di bibir jurang, kita memilih untuk bicara, jujur apa adanya. Lalu yang terdengar hanya sesayup maaf. Lalu semua berputar dengan cepat menuju waktu fakta bicara. Yang terbongkar adalah 'Jujurmu menjadi dusta yang digunakan untuk membenarkan apa yang tak pernah benar.'

Lalu kau kembali berjalan menahan nyeri.. Mengingat kejujuranmu lah senjatanya. Dan harapanmu lah yang mengaburkan semua pertanda.

Semoga kita semua terampuni..

Some people just don't deserve your truth or your brave heart. They're just some kind of coward..

0 comments:

Posting Komentar