Selamat tinggal mantan pacar

27.4.10


Sebetulnya saya harus sudah mulai me-ngerem membanjiri blogs ini, tapi selalu ada saja yang menggelitik. Siang ini saat membuka situs jejaring sosial, saya menemukan pesan singkat "Datang ya!" (Terdiam beberapa detik)
Getir?? Ah lebaii.. Engga getir juga kok. Cuma ada rasa-rasa aneh di perut, serupa mules, tapi ini juga mungkin bukan efek short message, memang perutnya aja lagi ga beres (ayoo menyangkal) :D
Ya.. dia akhirnya memutuskan untuk menikah, setelah pernah berujar bahwa sulit baginya mempercayai wanita. Ah.. inilah seninya hidup, you never know what's coming for you..
Sebenarnya ga ada alasan untuk lebaii.. toh hubungan asmara itu sudah bertahun-tahun berlalu. Itu juga kalau bisa dibilang ada asmara ya. Karena, waktu itu kami hanya sepasang remaja.
Baiklah.. Selamat tinggal mantan pacar.. Semoga kau berbahagia..
Meski tak ada alasan untuk merasakan yang aneh-aneh, mungkin ini hanya perasaan sedikit kehilangan yang entah darimana datangnya..

-270410-
while listening to Koil - Aku Lupa Aku Luka

1 comments:

Anonim mengatakan...

Terasa perih...
Teringat masa lalu penuh kenangan indah, tapi Tuhan berkata lain... Janji itu kan slalu tertanam, walau hanya doa untukmu selalu kupanjatkan.

Jika boleh bermimpi untuk kembali ke masa lalu, kan kujalani semua ini denganmu. Tapi semua diluar dikuasaku... Hanya janji masa lalu yang selalu ada, seumur hidupku...

Ketika langkahku harus terus berjalan ke depan, janjiku berwujud doa untukmu... Sahabat...

Posting Komentar