Ada beberapa yang datang, menyatakan perasaan lalu terbang entah kemana. Hinggap di dahan yang lain, berkicau di hijau daun yang lain, setelah sebelumnya bekata pada sebuah dahan, bahwa di dahan itulah ia merasa nyaman dan akan memilihnya sebagai tempat bertengger selamanya.
Kemudian ia terbang dan melupakan semua kata-kata, janji yang pernah terucap, terbang tinggi lagi, berkelana lagi. Entah pernah memikirkan nasib dahan yang pernah ia singgahi, atau tak pernah peduli lagi. Masih banyak dahan yang lain. Masih bisa terbang tinggi. Masih banyak pohon untuk disinggahi..
Janji bukanlah apa-apa untuknya. Perjalanan untuk berkelana lebih utama..
pic: q80s.com
*sudah terlalu lama disimpan, jadi lebih baik diposting saja..
1 comments:
Sang burung selalu ingat janji pada sang dahan. Janji itu melekat pada tiap kepakan sayap sang burung. Sang burung menangis karenanya. Jika Tuhan menguatkan dahan itu, sang burung berharap akan kembali dan menemukannya untuk selamanya.
Posting Komentar