Teringat pada masa, bicara seperti berteriak lantang di ruang hampa. Tak ada gunanya. Tak ada suara menggema dan terpantulkan. Tak pernah teriakan melahirkan sebuah jawaban. Namun aku tak pernah lelah untuk berkata-kata. Aku menuliskannya atau berbisik pada angin, bicara pada hujan atau menantang matahari. Satu pesanku, tolong pastikan kau baik-baik saja. Tolong sampaikan, bahwa cinta itu masih ada..
***
Kini aku terbayang, wajah para pencinta yang ditinggal kekasihnya. Betapa sulitnya menahan air mata. Betapa sakitnya menahan kerinduan yang tak lagi bisa berbalas dekapan.
Lantas apa yang bisa dilakukan? Jawabku.. bicara.. pada mereka yang tak pernah hilang, namun hanya menetap di dunia yang berbeda. Pergi ke pusaranya. Berdoa untuknya. Tatap lukisan wajahnya. Hirup aroma yang masih tertinggal pada barang-barangnya. Teteskan air mata. Bersahabatlah dengan sinar matahari, bulan, pekat malam, awan, angin dan hujan.. Semua yang bisa menyampaikan pesan padanya..
Hilang bukan berarti tak ada. Aku tahu kau "ada"..
*Untukmu yang pernah hilang.. Untuk setahun kehilangan Bintang..