****

19.4.11

"Jangan sendirian dalam pencarianmu, karena jika kau mengambil langkah yang salah, kau tak akan punya siapa pun untuk membantumu menjadi benar kembali."

(Paulo Coelho - The Witch of Portobello)

*I won't crave and I'm not going anywhere.. You know I'll stay..

Here I am

14.4.11

I am standing right here, not in your position or others. I am in my position. The point where i want to stand. If you're questioning me, "Are you happy?" My answer is, "Yes, I am." Then i will give you my best smile.

Maybe you're wondering why? Maybe you think you know what's best. But do you feel what i feel? Here.. I'm with someone that i would like to be with. And I'm happy.. As simple as that and and as complicated as when everybody doesn't stop thinking and questioning.

But when you look at me and ask me, then you'll know. Everything is just fine and I'm happy.. Just as simple as that..

*call me a reductionist.. i don't mind..

To the End

13.4.11

If you'd like to stay.. Then i hope we can through this.. To and until the end..

When we believe there's a beginning after the end.. *big smile

Love Bay

10.4.11

Seperti ini rasanya melolong lagi di tengah malam yang hening dan dingin. Tak ada air mata yang berhasil diteteskan, hanya nyeri yang nyata-nyata terasa. Semua organmu berfungsi normal, hanya ada nyeri tak terjelaskan yang bermula dari dada dan langsung melumpuhkan dalam satu kali serangan.

Mengapa dada sangat identik dengan cinta? Mengapa cinta identik dengan nyeri, air mata, meski kita tak bisa menepis bahagia yang dibawanya? Mengapa kehadirannya membuatmu merasa normal dan kehilangannya membuatmu lumpuh tak berdaya? Mengapa saat bicara cinta tak banyak orang yang mengerti rasanya, apakah mereka tidak pernah jatuh cinta? Atau cinta hanya menyerang dan melumpuhkan logika kita ?

Cinta yang menguatkan kita. Cinta yang membuat kita putus asa. Aku tak ingin mempersalahkan siapa-siapa. Tidak aku, kau, mereka, juga cinta.. *Kita akan baik-baik saja.. :)


pic: principalspage.com

Tak Pernah Berhenti Bicara

Teringat pada masa, bicara seperti berteriak lantang di ruang hampa. Tak ada gunanya. Tak ada suara menggema dan terpantulkan. Tak pernah teriakan melahirkan sebuah jawaban. Namun aku tak pernah lelah untuk berkata-kata. Aku menuliskannya atau berbisik pada angin, bicara pada hujan atau menantang matahari. Satu pesanku, tolong pastikan kau baik-baik saja. Tolong sampaikan, bahwa cinta itu masih ada..

***

Kini aku terbayang, wajah para pencinta yang ditinggal kekasihnya. Betapa sulitnya menahan air mata. Betapa sakitnya menahan kerinduan yang tak lagi bisa berbalas dekapan.

Lantas apa yang bisa dilakukan? Jawabku.. bicara.. pada mereka yang tak pernah hilang, namun hanya menetap di dunia yang berbeda. Pergi ke pusaranya. Berdoa untuknya. Tatap lukisan wajahnya. Hirup aroma yang masih tertinggal pada barang-barangnya. Teteskan air mata. Bersahabatlah dengan sinar matahari, bulan, pekat malam, awan, angin dan hujan.. Semua yang bisa menyampaikan pesan padanya..

Hilang bukan berarti tak ada. Aku tahu kau "ada"..

*Untukmu yang pernah hilang.. Untuk setahun kehilangan Bintang..

We are..

We are not rebel.. We're just lover.. Two different people who lost in space when love beats the gravity.. We understand but we haven't surrender.. Hope we won't give up this fight..

*In the time we're hit..