Memorial Park

20.11.10

"Bandung bisa jadi memorial park buat kamu?" kata dia. Aku jawab, "Udah. Aku kan lewat jalan yang itu-itu juga."

Satu gedung lagi.. Jika ku langkahkan kaki ke dalamnya, semuanya mungkin tak akan lagi terasa biasa. Sama seperti beberapa tempat lain. Kita pernah singgah. Kita pernah ada di sana. Apalagi otak bagian memori sedang berlaku kejam padaku. Ia seringkali menghadirkan gambaran detil tentang bagaimana semua terlewati. Padahal beberapa bulan yang lalu, aku bukan orang yang peduli pada detil. Dan tak semua memori bisa 'melukai'. Tapi belakangan, kemunculannya cukup mampu 'membunuh'. Apa mungkin ada bagian otakku yang rusak? Hehehe..

***

And I've been through 3 days of summer.. Found those eyes, found the smile, found the face i recognized. And it didn't take my breath away. It gave me the air to breathe. The energy to wake up in the morning and continue my life. This is something called miracle from someone whom we gave him our heart.

Tomorrow remains a mystery.. But yesterday, we've created memories..

0 comments:

Posting Komentar