Sepanjang Semalam

24.11.10

Rasanya belum pernah aku dan kamu bicara sepanjang semalam dan rasanya begitu menentramkan. Aku seperti pulang..
Dan rasanya semesta tak menentang kita. Mereka membiarkan kita bicara dalam damai.

Pagi ini masih berurai air mata, bukan berduka, bukan karena sesal. Tapi karena aku merasa akan bisa pulang. Terima kasih untuk semua rasa yang telah kau ijinkan untuk aku kecap..

Sungguh aku belum pernah setentram ini...

Memorial Park

20.11.10

"Bandung bisa jadi memorial park buat kamu?" kata dia. Aku jawab, "Udah. Aku kan lewat jalan yang itu-itu juga."

Satu gedung lagi.. Jika ku langkahkan kaki ke dalamnya, semuanya mungkin tak akan lagi terasa biasa. Sama seperti beberapa tempat lain. Kita pernah singgah. Kita pernah ada di sana. Apalagi otak bagian memori sedang berlaku kejam padaku. Ia seringkali menghadirkan gambaran detil tentang bagaimana semua terlewati. Padahal beberapa bulan yang lalu, aku bukan orang yang peduli pada detil. Dan tak semua memori bisa 'melukai'. Tapi belakangan, kemunculannya cukup mampu 'membunuh'. Apa mungkin ada bagian otakku yang rusak? Hehehe..

***

And I've been through 3 days of summer.. Found those eyes, found the smile, found the face i recognized. And it didn't take my breath away. It gave me the air to breathe. The energy to wake up in the morning and continue my life. This is something called miracle from someone whom we gave him our heart.

Tomorrow remains a mystery.. But yesterday, we've created memories..

Happy Birthday!

13.11.10

This is the sweetest moment i remember in my birthday. Cell phone ringing in the middle of the night. And found the voice i recognize sang a birthday song gently.. yet half whispering..

He didn't give me the world. He didn't give me a doll/puppet. He didn't bring me a birthday cake or chocolate. He just sang a song for me from the distance. And it's enough for me. I know he cares so much.. 

And I don't have a reason to love him.. yet no reason not to love him..

*Happy birthday too Bintang.. RIP..